KUNJUNGAN INDUSTRI SISWA KELAS X JASA BOGA SMK N 1 KALASAN

Kunjungan industri merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh kompetensi kekahlian jasa boga. Secara umum, kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan dunia usaha/industri kepada siswa/siswi sehingga memiliki wawasan luas terhadap industri jasa boga. Kegiatan kunjungan industri ini dilakukan pada hari Sabtu, 17 november 2012 dengan tempat tujuan di PT. Mirota Indah Indonesia yang berada di Sambilegi, Sleman, Yogyakarta, Keraton Yogyakarta, dan Hotel Saphir.

Upacara pemberangkatan diawali dengan pembukaan dan pengarahan oleh Kepala Kompetensi Keahlian Jasa Boga yaitu Ibu Siti Uswatun Khasanah dan Bapak M. Efendi selaku Kepala Sekolah. Berangkat dari sekolah pukul 07.30 WIB, rombongan sampai di PT. Mirota Indah Indonesia pada pukul 08.00 WIB. Setelah sambutan diberikan, perwakilan dari PT. Mirota Indah Indonesia memberikan sekilas info perusahaan, dilanjutkan dengan demo membuat cake dan acara tanya jawab. Siswa mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias, hal ini dibuktikan dengan pertanyaan-pertanyaan kritis yang dilontarkan oleh siswa. Setelah proses tanya jawab berakhir, siswa melakukan observasi didalam pabrik PT. Mirota Indah Indonesia untuk melihat secara langsung produksi kue dan roti dalam jumlah besar. Setelah itu, siswa yang penasaran dan yang belum sarapan membeli produk-produk kue di bread counter.

Perjalanan dilanjutkan menuju keraton yogyakarta, yang memakan waktu hampir 1 jam dikarenakan keadaan jalan yang macet. Didalam perjalanan, para siswa menikmati snack yang diberikan oleh PT. Mirota Indah Indonesia. Sesampainya di Keraton Yogyakarta, siswa berkeliling dan melihat-lihat benda-benda antik, silsirah raja-raja Mataram, macam-macam barang pelinggalan Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan banyak hal lainnya. Kegiatan ini menambah wawasan siswa dalam bidang kebudayaan.

Meninggalkan Keraton Yogyakarta pada pukul 12.00 WIB, rombongan menuju ke Hotel Saphir di Jl. Laksda Adisucipto. Setelah siswa beristirahat sejenak, acara di hotel ini dimulai dengan pengenalan bartending. Siswa mendapatkan pengetahuan berbagai macam gelas dan fungsinya, berbagai macam alat-alat yang ada di bar dan teknik mencampur minuman non alkohol. Rasa keingintahuan siswa cukup besar dengan berbagai pertanyaan yang dilontarkan. Sesi berikutnya adalah table manner. Dalam sesi ini, siswa mendapatkan pengetahuan tentang bagaimana etika yang benar saat berada di meja makan pada jamuan internasional. Acara dilanjutkan dengan demo merangkai bunga dan fruit carving.

Rombongan meninggalkan Hotel Saphir sekitar  pukul 17.00 dan menuju ke sekolah tercinta dengan rasa lelah tetapi senang. Tugas rumah untuk membuat laporan konjungan industripun telah menunggu :)

Aneka Olahan Kersen Pada Pameran Karya Inovatif Di Edotel SMK N 1 Kalasan 27-29 Oktober 2012

 

Hari ulang tahun SMK Negeri 1 Kalasan yang ke-17 diramaikan dengan berbagai acara, salah satunya adalah pameran karya inovatif guru. Pameran yang dilaksanakan di Edotel SMK N 1 Kalasan ini berlangsung meriah dan diikuti oleh guru-guru SMK N 1 Kalasan, termasuk guru Kompetensi Keahlian Jasa Boga.

Adalah ibu Dwi Lestari Iriani yang memiliki ide untuk ikut meramaikan pameran dengan  hasil karya inovatifnya berupa aneka produk makanan berbahan dasar kersen. Kersen atau talok adalah nama sejenis pohon dan buahnya yang kecil dan manis. Pohon kersen terus menerus berbunga dan berbuah sepanjang tahun dan sering tumbuh sebagai semai liar di tepi jalan, selokan, atau muncul di tengah retakan tembok lantai atau pagar, terkadang digunakan sebagaipohon peneduh di pinggir jalan.

gambar 1. Ibu Dwi (berkerudung coklat), bersama Bapak kepalas SMK N 1 Kalasan, Wakil Kepala Sekolah bidang Humas-Hubin dan Kepala Jurusan Jasa Boga

Buah kersen biasa dikonsumsi dalam keadaan segar. Buah ini mengandung antioksidan yang tinggi dan dapat digunakan untuk mengobati asam urat. Walaupun sangat baik untuk kesehatan, selama ini upaya untuk mengolah buah kersen menjadi aneka olahan makanan yang lezat untuk dikonsumsi masih belum maksimal, sehingga munculah ide Ibu Dwi untuk mengolahnya menjadi gethuk kersen, mousse kersen, minuman kersen instant (gula kersen), dodol kersen dan mochi kersen.

gambar 2. Aneka Olahan Kersen

Menurut Bu Dwi, perlu pengetahuan dan penanganan khusus untuk dapat mengolah kersen menjadi produk makanan. Hal ini dikarenakan kersen yang telah dihaluskan memiliki kadar air tinggi dan bertekstur kental. Selain itu, setiap bahan makanan dan produk olahan makanan memiliki ciri khas yang berbeda. Contohnya, gula kersen dibuat dengan cara merebus gula dan jus kersen membutuhkan kesabaran khusus dan kehati-hatian agar adonan yang dibuat dapat kering sempurna dan tidak berubah menjadi karamel. Disisi lain, pembuatan gethuk kersen dan mochi kersen membutuhkan teknik yang tidak terlalu rumit, tetapi ukuran bahan yang digunakan harus tepat, agar rasa dan aroma kersen dapat muncul dalam makanan tersebut.

Gambar 3. Mochi Kersen

gambar 4. Gethuk Kersen

Dengan adanya inovasi dalam pengolahan produk pangan yang dilakukan oleh Bu Dwi tersebut, diharapkan kedepannya muncul inovasi –inovasi baru di bidang boga yang dilakukan oleh guru maupun siswa.

Bitmap in kemala boga.cdr

Logo Baru, Nama Baru

 

Siapa yang punya Logo baru dan nama baru ?

Tentu saja, Unit produksi Jasa Boga di SMK N 1 Kalasan tercinta !

Setelah mencari-cari nama yang sesuai, akhirnya diputuskanlah nama dari UP Jasa Boga, yaitu :

KEMALA BAKERY & CATERING

Nama KEMALA diambil dari bahasa sansekerta atau bahasa nenek moyang kita yang artinya adalah teratai. Bunga teratai melambangkan kebersihan dan kesucian.  Demikian juga harapan kami, semoga Unit Produksi Jasa Boga ini seperti bunga teratai, memiliki bunga yang indah dan selalu bersih.

Nah, setelah nama diputuskan, maka didesainlah logo untuk brand baru ini. Warna yang digunakan adalah hijau, memberikan kesan sejuk dan natural. Desain logo dbuat clean dan simple, sesuai dengan karakter dan prinsip UP Boga yang selalu menyajikan produk makanan yang bersih, sehat, aman dikonsumsi dan tanpa bahan pengawet.

Dengan nama baru, logo baru, semoga UP Jasa Boga dapat bermanfaat bagi masyarakat.

Jaya Jasa Boga!

Jaya SMK Negeri 1 Kalasan !

GELIAT UNIT PRODUKSI “SI ANAK BUNGSU”

Terlahir di Dunia dengan selamat  4 tahun yang lalu, Jasa Boga merupakan Kompetensi Keahlian yang terakhir muncul di SMK Negeri  1 Kalasan. Walaupun sebagai anak bungsu, Jasa Boga SMK N 1 kalasan selalu mengupayakan yang terbaik, termasuk dalam mengupayakan berjalannya Unit Produksi. Dimotori oleh Ibu Dwi Lestari Iriani yang merupakan kepala unit produksi, kegiatan mengelola usaha Jasa Boga berkembang dengan signifikan.

Jadi, apa yang dimaksud dengan Unit Produksi ?

Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan menyatakan bahwa unit produksi di sekolah adalah :

Suatu proses kegiatan usaha yang di lakukan di sekolah, bersifat bisnis (profit oriented) dengan para pelaku warga sekolah,mengoptimalkan sumber daya sekolah dan lingkungan, dalam berbagai bentuk unit usaha sesuai dengan kemampuan yang di kelola secara profesional.(Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan).

Sepeti keterangan diatas, Unit Produksi Jasa Boga di SMK N 1 Kalasan merupakan kegiatan usaha yang mengoptimalkan sumber daya di sekolah. Karena Jasa Boga berkaitan dengan masak-memasak, maka Unit Produksi Jasa Boga juga berkaitan dengan makanan dan pelayanan makanan.

Apa saja yang dijual ?

Unit Produksi Jasa Boga menjual berbagai macam jenis makanan dan menerima berbagai pesanan yang tentunya masih berkaitan dengan makanan, seperti:

  1. Nasi Box
  2. Snack Box
  3. Hidangan Buffet
  4. Dll.

Proses pengolahan makanan yang bersih dan tanpa bahan pengawet merupakan kelebihan hasil produksi UP Jasa Boga.  Selain  itu, makanan yang diolah juga memiliki rasa yang tidak kalah dari produsen Jasa Boga lain dan pelayanan yang diberikan juga memuaskan. Untuk mengetahui detail produk unit produksi Jasa Boga, anda dapat membuka page unit produksi yang ada di blog ini.

Berikut ini merupakan beberapa produk unit produksi Jasa Boga SMK N 1 Kalasan………

Gambar 1. Produk Kue Pisang Versi Mentah Sebelum Di Oven

Gambar 2. Pengemasan Kue Pisang yang telah Matang

Gambar 3. Mini Roti Boy

Gambar 4. Cake Tape

BELAJAR KOMUNIKASI DENGAN CARA YANG MENYENANGKAN

Komunikasi merupakan proses penyampaian pesan dari komunikator kepada komunikan dan menimbulkan reaksi.

Mengapa komunikasi harus dipelajari ?

 karena jika komunikasi kita buruk, kita akan susah berhubungan dengan orang lain, selain itu bisa juga menimbulkan salah persepsi yang berakibat fatal.

Di Kompetensi Keahlian jasa Boga, Komunikasi merupakan salah satu dasar kompetensi kejuruan yang harus dikuasai oleh siswa. Kompetensi dasar yang pertama diajarkan kepada siswa yaitu menjelaskan prinsip-prinsip berkomunikasi, karena hal tersebut merupakan dasar berkomunikasi. Materinya melingkupi pengertian berkomunikasi, macam-macam komunikasi, proses komunikasi dan hambatan komunikasi.

Menurut siswa, Pembelajaran komunikasi di Jasa Boga SMK N 1 Kalasan sangat menyenangkan dan seru. Seperti yang telah dilakukan oleh siswa kelas X Jasa Boga pada beberapa hari yang lalu, pembelajaran komunikasi dilakukan dengan game. Game yang dilakukan adalah game ular-ularan, dimana siswa diminta untuk berbaris dengan mata tertutup,kecuali siswa yang dibaris paling belakang  diminta matanya tetap terbuka.  Kemudian  siswa paling belakang tersebut memberi komando kepada teman satu timnya dengan komunikasi non verbal untuk mengambil bendera-bendera yang sudah diletakkan oleh guru.

  

Langkah-langkah pelaksanaan pembelajarannya adalah sebagai berikut :

  1. Siswa secara acak dibagi menjadi beberapa kelompok, 1 kelompok 5-6 anak
  2. Guru menjelaskan permainan yang akan dilakukan beserta tata cara dan peraturannya
  3. Masing-masing kelompok diminta untuk berdiskusi, menentukan kode-kode komunikasi non verbal yang akan diterapkan dalam permainan
  4. Guru meletakkan bendera pada tempat-tempat tertentu dan melombakan barisan siswa-siswa tersebut. Kelompok yang mendapatkan bendera paling banyak adalah kelompok yang menang
  5. Setelah permainan selesai, siswa bersama guru merefleksikan makna dari permainan yang telah dilakukan.

  

Belajar komunikasi di Jasa Boga SMK N 1 Kalasan, menyenangkan bukan ????

Internet

Di jaman informasi dan teknologi ini, sebagian besar manusia di bumi ini pasti tahu tentang internet dan pernah menggunakan internet.

Apakah anda belum pernah menggunakan internet ?

gak mungkiiiiin ………karena sekarangpun anda sedang menggunakannya.

Lalu, sebenarnya apa sih internet itu ?

Internet (kependekan dari interconnection-networking) secara harfiah ialah sistem global dari seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar Internet Protocol Suite (TCP/IP) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia (wikipedia.com).

Fungsi internet yang utama adalah sebagai aspek komunikasi, karena dapat menghubungkan kita dengan berbagai pihak diseluruh belahan dunia lain yang memiliki jaringan internet. Selain itu, internet juga berfungsi sebagai penyedia informasi, promosi, dan berjualan barang secara online.

Pemanfaatan Internet dalam pembelajaran

Internet membawa pesan-pesan pembelajaran yang dapat digunakan siswa untuk belajar, tentunya dengan memilah informasi yang ada. Bagaimana internet dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran ?

1. Internet dapat memperluas dan mengembangkan pengetahuan siswa

Kok bisa ? tentu bisa. Internet menyediakan informasi tertulis, gambar foto, grafik dan sebagainya yang di unggah oleh berbagai macam orang dari berbagai negara, ras, umur dan profesi. Informasi-informasi tersebut dapat diakses oleh seseorang yang terhubung dengan internet, contohnya dalam bidang jasa boga, siswa dapat mengakses informasi tentang merangkai bunga, bagaimana menata meja makan, bagaimana masakan khas dari negara-negara di eropa dan lainnya. Hal tersebut tentu saja melengkapi pengetahuan yang sudah didapat dari sekolah.

2.  Melatih siswa untuk menggunakan teknologi

Internet adalah teknologi. Menggunakan internet berarti menggunakan komputer atau handphone yang memiliki fasilitas internet. Dengan demikian, secara tidak langsung, jika siswa belajar menggunakan internet, berarti memanfaatkan teknologi yang telah tersedia dan ini mencegah siswa agar tidak gaptek.

Internet di jasa boga SMK N 1 Kalasan

Bersyukurlah bagi para siswa dan guru di “sekolah utara” SMK N 1 Kalasan, karena sekarang internet yang ada sudah dapat digunakan. Mari kita manfaatkan fasilitas yang sudah diupayakan oleh sekolah ini dengan sebaik-baiknya, untuk menambah wawasan, untuk belajar dan untuk memanfaatkan teknologi, tentu saja, jangan berinternet saat proses kegiatan belajar mengajar sedang berlangsung.

Cooperative Learning Pada Pelajaran Melayani Makan dan Minum

Hari  ini siswa kelas X Jasa Boga untuk pertama kalinya melaksanakan pembelajaran cooperative learning dalam mata pelajaran melayani makan dan minum.

 

Apa sih cooperative learning itu ?

Cooperative learning merupakan pembelajaran yang berpusat pada siswa, dimana siswa saling membantu untuk mengerjakan tugas secara bersama-sama.  Menurut Arends (2008:5), paling tidak, ada 2 hasil cooperatif learning yang didapat, yaitu

1. prestasi akademis, dan

2. toleransi dalam menerima keanekaragaman

Jadi, cooperative learning atau pembelajaran secara kooperatif tidak hanya berimbas pada prestasi akademik, tetapi juga       meningkatkan toleransi dan penerimaan yang lebih luas terhadap orang-orang yang berbeda seperti perbedaan suku dan  budaya, status sosial atau kemampuan akademiknya.

Langkah cooperative learning dalam pembelajaran MMM materi Napkin Folding

Napkin folding merupakan seni melipat napkin (serbet makan). Pelaksanaan pembelajarannya di kelas X Jasa Boga adalah sebagai berikut:

Secara undian, siswa dalam sekelas dibentuk menjadi 10 kelompok dan masing masing kelompok tersebut diberikan handout  1 cara melipat napkin. Tiap-tiap kelompok memiliki materi sendiri yang berbeda dengan kelompok lain, sehingga total ada 10 handout cara melipat napkin. Dalam kelompok-kelompok siswa tersebut, siswa diminta bekerja sama untuk melipat napkin sesuai handout, dan memastikan seluruh anggota kelompok menguasainya. Kelompok yang semua anggotanya sudah dapat membuat napkin folding sesuai handout berteriak HOOOOOOOOOOOOORRRRRRRREEEEEEE !!!!!!!!!!!!!!!!

Setelah semua kelompok selesai, tiap 2 kelompok bergabung, dan saling mengajarkan napkin folding yang telah dipelajari sebelumnya dalam waktu 15 menit, kemudian kelompok-kelompok tersebut melakukan rolling atau berganti pasangan dan saling mengajarkan materi lagi, masing-masing rolling diberi waktu 15 menit. Di akhir kegiatan,masing-masing  siswa diminta untuk membuat 5 buah napkin folding sebagai penilaian.

Dalam kegiatan ini, hal yang menjadi pendukung adalah siswa yang antusias pada pembelajaran dan mudah mengikuti instruksi dari pendidik, sehingga tingkat kegaduhan di kelas dapat terkendali. Sedangkan hal yang menjadi penghambatnya adalah karena sekolah belum memiliki napkin dalam jumlah banyak, maka siswa melakukan praktek dengan menggunakan tissue makan. Walaupun  demikian, siswa kelas X Jasa Boga telah sukses melewati pembelajaran melalui cooperative learning. Hal ini dapat dilihat dari sebagian besar siswa antusias untuk saling bertanya dan mengajari teman-temannya. Selain itu, sebagian besar siswa dapat membuat 5 napkin folding dengan baik sesuai waktu yang telah ditentukan.

Kurikulum Jasa Boga SMK N 1 Kalasan

Kurikulum adalah perangkat mata pelajaran dan program pendidikan yang diberikan kepada peserta didik (siswa). nah…di Jasa Boga SMK N 1 Kalasan, kurikulum yang digunakan adalah KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan).

Isinya ?
Selama 3 tahun sekolah di Jasa Boga, siswa akan belajar tentang :

1. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN

STANDAR KOMPETENSI

KOMPETENSI DASAR

  1. Menerapkan keselamatan, kesehatan kerja (K3) dan hygiene sanitasi
1.1      Mendeskripsikan keselamatan, kesehatan kerja (K3), dan hygiene sanitasi

1.2      Melaksanakan prosedur K3 dan hygiene sanitasi

1.3      Melaksanakan prosedur pembersihan area kerja

1.4      Menerapkan konsep lingkungan hidup

1.5      Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan

  1. Melakukan komunikasi dalam pelayanan jasa
2.1      Menjelaskan prinsip-prinsip berkomunikasi

2.2      Memilih cara berkomunikasi dengan teman kerja, kolega dan pelanggan

2.3      Melakukan komunikasi dan kerjasama dalam tim atau kelompok

2.4      Melakukan komunikasi dalam lingkungan yang berbeda

2.5      Memberikan pelayanan untuk tamu

2.6      Menjaga standar penampilan personal

  1. Melakukan persiapan pengolahan
3.1      Menunjukkan alur kerja persiapan pengolahan

3.2      Mengorganisir persiapan pengolahan

3.3      Melakukan persiapan dasar pengolahan makanan

3.4      Menggunakan metode dasar memasak

3.5      Membuat potongan sayuran

3.6      Membuat garnish dan lipatan daun.

2. KOMPETENSI KEJURUAN

STANDAR KOMPETENSI

KOMPETENSI DASAR

  1. Mengolah makanan kontinental
1.1      Menjelaskan prinsip pengolahan makanan kontinental

1.2      Mengolah stock, soup dan sauce

1.3      Mengolah cold dan hot appetizeratau salad

1.4      Mengolah sandwich dan hidangan dari sayuran

1.5      Mengolah hidangan berbahan terigu

1.6      Mengolah hidangan dari telur, unggas, daging dan seafood

1.7      Menggunakan peralatan pengolahan makanan

  1. Mengolah makanan Indonesia
2.1      Menjelaskan prinsip pengolahan makanan Indonesia

2.2      Mengolah salad (gado-gado, urap, rujak)

2.3      Mengolah sup dan soto

2.4      Mengolah hidangan nasi dan mie

2.5      Mengolah hidangan sate atau jenis makanan yang dipanggang

2.6      Mengolah hidangan Indonesia dari unggas, daging dan seafood

2.7      Mengoperasikan alat pengolahan makanan

  1. Melayani makan dan minum
3.1      Menjelaskan ruang lingkup pelayanan makanan dan minuman

3.2      Mengoperasikan peralatan layanan makanan dan minuman

3.3      Menyediakan layanan makanan dan minuman di restoran

3.4      Menyediakan room service

3.5      Membuat minuman non alkohol

  1. Melakukan perencanaan hidangan harian untuk meningkatkan kesehatan
4.1      Menjelaskan aturan makan atau diet4.2      Mengidentifikasi kebutuhan gizi4.3      Membuat rencana menu sesuai kebutuhan gizi4.4      Menghitung kandungan gizi bahan makanan

4.5      Mengevaluasi menu dan makanan yang diolah

  1. Melakukan pengolahan makanan untuk kesempatan khusus
5.1      Menjelaskan jenis – jenis kesempatan khusus

5.2      Merencanakan menu kesempatan khusus

5.3      Mengoperasikan peralatan pengolahan makanan

5.4      Melakukan pengolahan makanan sesuai menu

5.5      Menyajikan makanan menu khusus

  1. Melakukan pengelolaan usaha jasa boga
6.1      Menjelaskan sistem usaha jasa boga

6.2      Merencanakan usaha jasa boga berdasarkan menu

6.3      Menghitung kalkulasi harga

6.4      Menyiapkan makanan untuk buffee

6.5      Mengorganisir operasi makanan dalam jumlah besar

6.6      Menyediakan penghubung antara dapur dan area pelayanan.

Standar Kompetensi dan Kompetensi dasar tersebut diajarkan oleh guru yang profesional dibidangnya kepada siswa secara bertahap.

Tertarik masuk Jurusan Jasa Boga SMK N 1 Kalasan ?

SMK BISA   !!!!!!